Cara Menghemat Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai

Kondisi rumah yang mulai mengalami kerusakan pada beberapa bagian menyebabkan renovasi rumah harus dilakukan. Namun, sebelum melakukan perbaikan terhadap kondisi rumah, anda harus melakukan persiapan yang matang baik dari segi finansial, konsep hingga pemilihan jasa renovasi. Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan renovasi tergolong cukup besar, apalagi jika rumah anda terdiri dari 2 lantai. Namun anda bisa meminimalisir biaya renovasi rumah 2 lantai dengan langkah-langkah berikut.

Tips Menghemat Biaya untuk Renovasi Rumah 2 Lantai:

1. Menyusun Daftar Perbaikan Rumah
Sebelum memustuskan untuk merenovasi, sebaiknya anda menyusun elemen rumah apa saja yang perlu diperbaiki. Sebagaimana contoh, genteng yang bocor, dinding yang mulai mengelupas atau retak serta rangka atap yang mulai rapuh. Dengan mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki maka anda bisa menyodorkannya ketika jasa renovasi menanyakan mengenai bagian mana saja yang perlu diperbaiki.

2. Tidak Banyak Mengubah Bagian rumah
Cara tepat yang bisa anda terapkan agar biaya yang dikeluarkan bisa ditekan, yaitu tidak terlalu mengubah bagian rumah yang tidak rusak. Semakin banyak anda melakukan perubahan, maka biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi akan semakin banyak. Hal ini dipengaruhi oleh banyaknya material yang dibutuhkan dan waktu pengerjaan tukang yang semakin lama. Sebaiknya prioritaskan perbaikan yang benar-benar dibutuhkan dan menunda perbaikan yang tidak terlalu penting.

3. Memilih Pelapis Dinding yang Tepat
Biaya renovasi rumah 2 lantai bisa ditekan dengan memilih pelapis dinding yang tepat.Mungkin untuk pemilihan dinding yang dengan keramik akan tampak lebih cantik dan elegan. Sayangnya biaya yang dibutuhkan untuk pelapis dinding jenis ini juga cukup mahal. Jika budget yang anda siapkan tidak terlalu banyak, maka sebaiknya gunakan pelapis dinding yang terbuat dari cat saja. Anda bisa memilih cat waterproof agar warna dari cat tersebut bisa bertahan cukup lama.

4. Mengganti kusen Kayu dan Depan Dengan Aluminium
Kekurangan dari penggunaan kayu untuk kusen pintu dan jendela adalah mudah dimakan rayap.Hal ini menyebabkan anda harus menggantinya secara berkala karena kondisi yang keropos. Dengan mengganti kusen dengan alumunium, maka anda tidak perlu melakukan perbaikan karena bahan ini tidak bisa dimakan rayap. Mungkin untuk awal pemasangannya membutuhkan biaya renovasi rumah 2 lantai yang lebih besar. Namun, penangannya ke depan akan terasa lebih mudah.

5. Menggunakan Furniture yang Bisa Dipakai
Dengan melalukan renovasi rumah, bukan berarti furniture yang ada di rumah anda juga harus diganti menjadi baru. Jika memang furnitur lama masih bisa digunakan sebaiknya anda bisa melakukan pembaharuan dari segi polesan warna agar tampak seperti baru. Sebagaimana contohnya meja makan yang mulai usang dicat kembali menjadi meja ruang belajar, atau mengubah buthtub menjadi sofa. Dengan begitu, tentunya anda bisa menghemat pengeluaran untuk membeli sofa bukan?

6. Melakukan Penghematan Energi
Jika memustuskan untuk memasang AC di rumah anda agar bisa menjaga suhu ruangan, maka sebaiknya pikirkan kembali dengan baik. Penggunaan AC bisa membuat anda boros energi dan justru menyebabkan biaya renovasi rumah 2 lantai semakin besar. Anda bisa memakai alternatif lain dengan menggunakan dinding yang terbuat dari bata. Bata memiliki sifat meredam panas, sehingga rumah tidak cepat panas meskipun tanpa pemasangan AC.

Biaya untuk perbaikan rumah sebenarnya bisa ditekan jika anda menerapkan tips di atas dengan baik. Jangan terlalu fokus pada semua hal yang harus baru. Ada beberapa furnitur atau elemen rumah yang hanya membutuhkan beberapa penanganan sedikit sehingga tampak lebih baik dan layak digunakan. Selain itu, pemasangan benda yang tidak terlalu penting juga bisa menyebabkan biaya renovasi rumah membengkak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *