Cara Menangani Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah

Banyak yang mengatakan menghadapi dan menangani anak yang berkebutuhan khusus di sekolah merupakan hal yang sulit dilakukan. Hal tersebut mungkin karena anda belum menemukan cara menangani anak berkebutuhan khusus di sekolah yang tepat. Pada dasarnya, menangani anak yang berkebutuhan khusus tidaklah jauh berbeda dengan anak biasa. Lantas bagaimana caranya untuk menangani anak istimewa tersebut? Yuk simak ulasannya disini.

Cara Menangani Anak Yang Berkebutuhan Khusus Di Sekolah

1. Jelaskan Petunjuk pengerjaan Aktivitas Dengan Perlahan Dan Jelas

Anak yang memiliki kebutuhan khusus terkadang memiliki kesulitan dalam mengikuti petunjuk ataupun saat mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Hal yang dapat anda lakukan yakni dengan terus mendampingi anak kebutuhan khusus tersebut. Saat anak tersebut sedang mengerjakan tugas, anda bisa duduk disampingnya kemudian memberikan petunjuk pengerjaan dengan perlahan dan jelas.
Selain itu, saat anda mendampingi anak tersebut tetap jagalah kontak mata ketika menjelaskan petunjuk, serta jangan lupa untuk menunjukkan ekspresi wajah yang jelas. Selanjutnya, Dalam menerapkan cara menangani anak berkebutuhan khusus di sekolah, jangan berbicara terlalu cepat dan terlalu keras. Hal tersebut karena anak dengan kebutuhan khusus memerlukan perhatian dan kesabaran yang esktra.

2. Mempelajari Cara Yang Lebih Disukai Anak Ketika Berkomunikasi Dengan Anda

Saat akan berkomunikasi dengan anak istimewa, ada baiknya anda terlebih dahulu memerhatikan cara anak tersebut berkomunikasi dengan orang di sekitarnya. Pasalnya, ada beberapa anak dengan kebutuhan khusus yang tidak bisa mengutarakan ketidaknyamanan atau kebutuhan mereka dalam kata kata. Anak tersebut justru menggunakan isyarat fisik seperti menyentuh lengan anda ataupun melambaikan tangannya.
Saat akan mengasuh anak dengan kebutuhan khusus, ada baiknya anda diskusikan terlebih dahulu cara berkomunikasi bersama orang tua anak. Sebab, banyak orang tua yang telah memahami isyarat khusus yang ditunjukkan oleh anaknya. Kemudian saat berkomunikasi dengan anak yang berkebutuhan khusus jangan mendorong, memukul ataupun berteriak sebab hal tersebut sering kali membuat anak tersebut ketakutan dan lebih tertekan.

3. Gunakan isyarat Suara, Visual, dan Sentuhan

Saat anda menggunakan komunikasi sebagai cara menangani anak berkebutuhan khusus di sekolah dirasa kurang maksimal, anda bisa menggunakan isyarat suara, visual dan sentuhan kepada anak tersebut. Anda bisa mencoba mengulang beberapa kata atau frasa untuk menenangkan anak tersebut ketika mulai gelisah dan mengamuk. Pastikan untuk mengucapkan kata kata tersebut dalam nada yang rendah dan secara berirama, hal tersebut dilakukan agar anak merasa lebih tenang.
Anda juga bisa menggunakan isyarat visual seperti membuat gambar yang menggambarkan perilaku atau sikap tenang. Kemudian tunjukan gambar tersebut pada si anak. Seiring berjalannya waktu, anak tersebut akan memahami jika gambar gambar tersebut memiliki makna. Ada juga cara menarik perhatian anak kebutuhan khusus dengan isyarat sentuhan. Anda bisa memberikan objek untuk disentuh oleh anak sebagai cara menangani anak berkebutuhan khusus di sekolah.

4. Memberikan Pujian Atas Pencapaian Yang Ditunjukkan

Cara selanjutnya, anda bisa berfokus pada hal hal yang memberikan dampak positif bagi anak. Seperti memberikan perhatian dan pujian atas pencapaian yang telah dilalui oleh si anak, meskipun pencapaian tersebut hanya kecil. Anda juga bisa memberikan cemilan ataupun hadiah sebagai bentuk pujian. Tindakan tersebut mampu membuat anak istimewa tersebut merasa dihargai dan bisa membangun kepercayaan dirinya.

Menangani anak dengan kebutuhan khusus di sekolah sedikit memiliki perbedaan dengan kebanyakan anak lainnya. Hanya saja anda perlu memberikan perhatian ekstra kepada mereka. Namun, dengan cara yaang tepat anak dengan kebutuhan khusus akan mudah untuk ditangani. Ada bisa menerapkan cara untuk menangani anak berkebutuhan khusus di sekolah dalam ulasan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *